Perdebatan Seputar Logo Unpad

Rekan kerja saya di kampus jati nangor mengajak diskusi dengan saya melalui messengger. Dia memberikan masukan mengenai logo Unpad yang saya gunakan di beberapa program aplikasi yang dapat diakses fakultas. Menurut dia logo yang saya gunakan tidak sesuai dengan logo resmi Unpad yang sudah dilegalisasi secara hukum.  Masukan itu memang harus saya terima, karena alasan yang diberikanpun memang benar, lebih baik jika mau menggunakan logo, gunakanlah logo yang resmi dan terdaftar. Tapi sambil iseng-iseng saya ajak berdebat mengenai logo ini.

Saya iseng-iseng menjelaskan bahwa logo yang saya gunakan diprogram aplikasi bukanlah logo Unpad, melainkan logo program aplikasi. Rekan saya kemudian memberi saran lagi, kalo bisa logonya jangan mirip dengan logo Unpad, pastilah pendapat orang yang melihat akan menganggap itu adalah logo Unpad. Logo yang saya gunakan memang logo unpad hanya lebih diberi kesan gradiasi warna agar lebih energik dan dinamis. Tapi ujungnya saya mendukung alasan rekan saya itu.

Lalu saya bertanya ke rekan saya itu, kalo kop surat kan logo unpadnya warna hitam dan latar putih, gimana tuh? , padahal kop surat malah lebih resmi?

Terus, logo unpad yang tertempel di gedung utama jalan dipati ukur 35, logo unpad dibuat 3D(ada ketebalan).

Terakhir saya melihat sertifikat yang menggunakan logo warna emas, padahal kebetulan yang buat sertifikat itu tahu persis dengan penggunaan logo yang seharusnya seperti apa.

Terus bagaimana dengan logo unpad yang disorot lampu sehingga muncul warna gradiasi.

Sepertinya penggunaan logo dalam rangka membuat hidup logo tersebut bukan berarti menyalahi aturan. Namun memang ada batasannya karena jangan-jangan mengubah seni logo dapat merusak makna dan arti dari logo tersebut.

Mungkin ini tanggapan saya tentang logo Unpad :

  1. Seharusnya Logo unpad yang didaftarkan resmi adalah : yang berwarna dan yang hitam putih atau ditambah dengan penempatan logo diberbagai media seperti kertas putih, kertas kuning , tembok dan lain-lain.
  2. Sosialisasikanlah logo tersebut dengan cara menyediakan file image atau grafik dari logo dan mudah didapat, sehingga pihak manapun khususnya unpad yang ingin menggunakan logo dapat lebih mudah.
  3. Untuk beberapa media dalam rangka seni logo mungkin dapat diberikan makeup yang lebih cantik disesuaikan dengan tema media namun tidak mengubah makna dari logo tersebut, misalkan dibuat kesan 3D atau gradiasi yang mengambil dasarwarna yang sama dengan logo yang resmi.
  4. Untuk media resmi seperti surat, sertifikat wajib menggunakan logo resmi Unpad.

Jika saja ada praktisi hukum yang lebih mengerti mengenai logo dilihat dari aspek legal, diharapkan sekali tanggapan dan masukannya.

 

8 Comments, RSS

  1. yogix October 18, 2008 @ 1:46 am

    halo kang

    Saya setuju kalo logo unpad harus “diseragamkan”
    kebetulan company tempat saya bekerja barusan mengganti logo. Logo bukan hal yang remeh, karena harus dibuat “seragam”, misalnya mulai dari ukuran, warna dan letak nya (di surat, banner, atau lembaran kertas, iklan, power point materials, spanduk etc), termasuk juga jenis font untuk penulisan nama perusahaan.

    Bahkan kadang sampai dibuat sangat detail, misalnya untuk background gelap, warna logo harus spt apa, demikian juga kalau background terang, warna logonya spt apa. Hal ini membuat logo itu tampak sama siapapun yang mengeluarkan dan dalam media apapun, sehingga muncul brand awareness. Ini sangat penting, apalagi untuk institusi yang mulai bermain ditingkat internasional.

    kembali ke unpad, coba saja kita perhatikan di web2 fakultas, atau iklan penerimaan mahasiswa baru program S2, atau dalam pengumuman2 di kampus. Logo unpad dan penulisan kata universitas padjadjaran/unpad bermacam2, mulai dari warna yang black and white, logo yang rada gemukan smp yang ceking dan tentu saja font yang berbeda2 untuk tulisan unpad/universitas padjadjaran.
    kampus yang lain juga tidak jauh beda dengan unpad

    sptnya sih sepele saja, tp tentu tidak kalau unpad sudah semakin besar dan “bermain” ditingkat internasional. Tidak lucu nantinya kalau pihak ketiga yang berhubungan dengan unpad melihat berbagai macam jenis logo unpad, kesannya sepintas malah untuk logo saja unpad tidak tertib, tidak seragam dan tidak teratur hehehe

    untuk institusi pendidikan, sptnya boleh mencontoh NUS, yang di webnya menjelaskan NUS Identity (http://www.nus.edu.sg/identity/). Alangkah baiknya jika unpad bisa melakukan hal yang sama, tentu setelah berkonsultasi dengan team legal unpad.
    sptnya logo juga harus didaftarkan ke HAKI

  2. pupungbp October 20, 2008 @ 8:00 pm

    Unpad harus mengeluarkan rilis logo unpad yang bener itu kaya apa. dan disediakan download untuk dipergunakan berbagai pihak termasuk mahasiswa.

    Logo unpad tidak semudah logo perusahaan, soalnya logo unpad yang pakai kan banyak dan masif, terus banyak orang yang bingung nyari yang benernya dimana (soalnya gak disediakan sama unpad), nah daripada gak pake logo itu skripsi, terus mereproduksi sendiri deh, untung kalo yang dipake contohnya itu bener, kalau salah?

    Dari sisi desainer, logo unpad sedikit banyak sama ama logo2 pemda yang sekarang dipakai, agak sulit dipadu-padan kan dengan warna dan cenderung kaku. Sehingga harus pintar-pintar mengubah toning warna, walau para kritikus bilang ini menyalagi aturan, aturan mana? ada kah kode hex atau rgb yang pasti?

    http://pupungbp.unpad.ac.id/2008/04/logo-unpad/

  3. Derry Adrian October 23, 2008 @ 10:09 pm

    Kalo saya yang bodo ini berpendapat sih:
    KALO UNTUK URUSAN RESMI ya mangga lah pake logo resmi. Silakan.
    Yang resmi yang mana? Yang di patenin hehehehe

    Kalo utk urusan yang sifat na desain grafis mah, kenapa nggak untuk aspek estetis di modifikasi sekalipun? Nggak bakalan masuk neraka koq…

    Dan tentu bisa di sisipkan di tempat lain yang menunjukkan bahwa logo yang resmi adalah yg… yah yang seperti kop surat gitu loh. Atau kalo di web misalnya yaa… di footer. Ibarat tanda tangan kitu lah.

    Kalo soal logo bingung atau tidak,… saya mah jadi keingetan sama group band RUSH,… ga ada logo-logoan. Cuman tulisan RUSH dengan berbagai macam font. Suka-suka manehna. Tapi tetep aja saya nggak bingung koq. Saya tetep tau itu group RUSH nu dipikaresep ku sayah.

    Gitu wae koq repot? Kitu meureun?!? Serasa mau bikin negara aja…

  4. yogix October 24, 2008 @ 10:55 pm

    akhirnya kembali ke kebijakan kampus
    kalau memang dirasakan perlu untuk menetapkan logo unpad mana yang resmi, ya silahkan.
    kalau merasa belum perlu untuk menetapkan logo resmi, silahkan
    Kalau mao nggak repot, ya silahkan juga:)

  5. Imam November 1, 2008 @ 11:07 am

    Logo kan pasti harusnya ada SK..
    Ato yang resmi biasanya da di Statuta kampus 🙂

  6. Rajaya Yogaswara December 27, 2008 @ 3:47 pm

    hari selasa tgl 30 besok saya akan bertemu Bpk.Ganjar, mudah2an ini bisa direalisasikan. Corporate Id UNPAD harus jelas dan clear keseragamannya.

  7. Giana Lenggawati January 29, 2009 @ 1:35 pm

    Ya… betul, masalah Logo Unpad ini memang harus segera diselesaikan secara tuntas.

    Tapi harus diingat, sebelum melakukan hak paten dan mendaftarkan ke HAKKI, atau meresmikan apapun bla-bla-bla, etc, dll… yang harus diingat dan harus dibereskan terlebih dahulu adalah HAK MORAL dan HAK EKONOMI bagi SI PENCIPTA Logo Unpad itu sendiri. Tentu ini harus diperhatikan sesuai dengan undang-undang HAKKI.

    Dari “Brand” LOGO UNPAD itu saja… sudah begitu banyak menghidupi orang banyak, cetak sana, cetak sini… membuat kaos, stiker, gantungan kunci, buku-buku, dan masih banyak lagi… yah pokoknya bagai sebuah industri, … yah kurang lebih begitulah…

    Pertanyaannya adalah… apakah keluarga dari si pencipta logo itu pernah mencicipi “besarnya” Logo Unpad itu sendiri?

  8. Mamat Rohimat July 29, 2009 @ 2:56 pm

    Mengenai logo Unpad, rasanya hampir semua orang sudah tahu mengenai logo tersebut…so, agak kecil kemungkinan di salah gunakan…

    kalau mengenai beberapa variasi dari logo…seharusnya dimungkinkan, asalkan kita bisa mengenali karena adanya unsur kesamaan yang bersifat prinsip.

    Saya, yang sedang sy pikirkan, gimana caranya melindungi logo yang belum populer.Apalagi belum didaftarkan. Namun, sudah di upload di dalam suatu situs jejaring sosial…

    Mamat Rohimat

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*